
BLORA – MEDIA CAKRA NUSANTARA,– Penanganan perbaikan Jalan Bypass di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, dilakukan dengan cepat oleh dinas terkait setelah adanya pelaporan dari masyarakat. Perbaikan tersebut berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 10.00 WIB, dan mendapat pengawalan langsung dari sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat setempat.
Dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, hadir Suroso bersama Sumindar selaku bidang teknik yang turun langsung untuk memastikan proses perbaikan berjalan dengan baik. Turut hadir M. Amin, SE selaku Lurah Balun, Guruh Boy R.Y., S.Psi., M.A. selaku Kasi Pembangunan Kecamatan Cepu, serta sejumlah tokoh masyarakat sekitar.

Tokoh masyarakat Megalrejo, Kelurahan Balun, Yadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas respon cepat yang dilakukan oleh Dinas Bina Marga Provinsi. Ia juga mengapresiasi peran aktif Lurah Balun dan Kasi Pembangunan Kecamatan Cepu yang turut mengawal proses perbaikan di lapangan.
“Terima kasih kepada Dinas Bina Marga Provinsi yang sat-set menangani laporan warga, juga kepada Pak Lurah Balun dan Pak Kasi Pembangunan Kecamatan Cepu yang ikut mengawal langsung,” ujar Yadi.
Sementara itu, Guruh Boy R.Y., S.Psi., M.A., Kasi Pembangunan Kecamatan Cepu, berharap adanya kesadaran dan kerja sama dari masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jalan agar tetap awet, sehingga tidak selalu menunggu penanganan dari dinas terkait.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan agar kondisinya tetap baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Di sisi lain, Sumindar, selaku Bidang Teknik Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menggelar pembahasan bersama Forkopimcam untuk mencari solusi terbaik terkait penanganan jalan ke depan.
“Insya Allah hari Rabu, 21 Januari 2026, akan dilakukan pembahasan bersama Forkopimcam pada siang hari untuk mendapatkan solusi bersama demi kebaikan masyarakat,” jelas Sumindar.
Penanganan cepat ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur publik.
(Red)





