Home / BERITA / Mobil SPPG Grand Shapire Terperosok ke Sungai di Temulus Randublatung, Sopir Belum Miliki SIM

Mobil SPPG Grand Shapire Terperosok ke Sungai di Temulus Randublatung, Sopir Belum Miliki SIM

BLORA – MEDIA CAKRA NUSANTARA,- Sebuah mobil satuan pelayanan pemenuhan gizi SPPG Grand Shapire dengan rute Pilang – Randublatung – Blora, mengalami kecelakaan tunggal setelah terperosok ke sungai (kali) di area persawahan Desa Temulus, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, pada Kamis (9/1/2026) pukul 14.45 WIB.
Mobil berpelat nomor K 9967 Y dengan plat polisi K 9967 Y dan nomor registrasi K 9967 Y (tercantum K 9967 Y) tersebut dikemudikan oleh saudara Daffa Yoga Arifin Azhar, warga RT 009 RW 002 Kelurahan/Desa Randublatung, Kecamatan Randublatung, Blora.
Kecelakaan terjadi ketika kendaraan terlalu menepi ke kiri, karena pengemudi dalam kondisi mengantuk. Daffa sempat merasa mobil berjalan tidak stabil. Dalam kondisi panik, ia membanting setir ke kanan, sehingga kendaraan langsung terjun ke sungai di sisi sawah.
Saat dikonfirmasi oleh awak media, pengemudi hanya menyerahkan KTP sebagai identitas. Namun ketika ditanya mengenai Surat Izin Mengemudi (SIM), diketahui bahwa Daffa dan rekan dalam mobil belum memiliki Sim.


Ibu pengemudi, Tri, turut memberikan keterangan kepada media. Ia membenarkan kondisi anaknya saat kejadian.
“Anak saya benar lagi ngantuk, kurang tidur karena semalam kurang tidur. Itu sebabnya dia mengantuk saat nyetir,” ujar Tri kepada awak media.
Proses evakuasi kendaraan dimulai pukul 17.25 WIB oleh Polsek Randublatung dan Koramil 09 Randublatung, menggunakan mobil derek milik pengusaha las Bapak Antok, warga Kedungtuban.
Dari unsur Koramil 09 Randublatung, evakuasi dipimpin Kapten KAV Linarto, didampingi Babinsa Kopka Sumarno dan personel lain.
Sementara dari Polsek Randublatung, kegiatan diwakili oleh Kanit Lantas Aipda Fuad.
Evakuasi berlangsung lancar dan kondusif berkat sinergi aparat kepolisian, TNI, pengusaha lokal, serta partisipasi aktif warga di lokasi kejadian.
Aparat setempat mengimbau masyarakat agar tidak berkendara saat mengantuk dan melengkapi dokumen mengemudi sebelum mengoperasikan kendaraan di jalan raya.
(Joe)