Home / BERITA / PT. Bumi Sarana Makmur Tegaskan Tak Gunakan BBM Subsidi, Minta Media Berita Kedepankan Akurasi Dan Etika Jurnalistik

PT. Bumi Sarana Makmur Tegaskan Tak Gunakan BBM Subsidi, Minta Media Berita Kedepankan Akurasi Dan Etika Jurnalistik

PT. Bumi Sarana Makmur Tegaskan Tak Gunakan BBM Subsidi, Minta Media Berita Kedepankan Akurasi dan Etika Jurnalistik

BLORA – MEDIACAKRANUSANTARA.- Jum’at, 7 November 2025 – Menanggapi pemberitaan di beberapa media online yang menyoroti dugaan penggunaan BBM bersubsidi dalam proyek peningkatan jalan Jepon–Bogorejo–Perbatasan Tuban, pihak PT. Bumi Sarana Makmur menyampaikan klarifikasi resmi dan menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar serta tidak berdasar fakta lapangan.

Proyek senilai Rp 19,599 miliar tersebut merupakan bagian dari program strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Blora.

Dalam keterangannya, Arif Sutiyono, selaku Project Manager PT. Bumi Sarana Makmur, menjelaskan bahwa semua alat berat dan kendaraan operasional di proyek tersebut menggunakan BBM industri non-subsidi yang dibeli melalui penyalur resmi di Semarang, dan perusahaan memiliki bukti pembelian sah sebagai bentuk transparansi.

“Kami pastikan tidak ada penggunaan BBM bersubsidi.Semua pembelian kami lakukan melalui supplier resmi BBM industri,dan bukti dokumennya bisa kami tunjukan kapan saja,” tegas Arif Sutiyono, Jum’at (07/11/2025) pada pukul 18.30 WIB ketika dikonfirmasi Awak media.

Arif Sutiyono juga menyayangkan munculnya pemberitaan yang dinilai tidak mengonfirmasi kebenaran secara langsung kepada pihak perusahaan sebelum diterbitkan.

“Kami menghormati kebebasan pers,namun informasi yang disampaikan sebaiknya melalui verifikasi berimbang agar tidak menyesatkan publik,” imbuhnya.

Tokoh Masyarakat Turut Angkat Suara

Terkait hal tersebut, Gondo Sumarsono, Ketua Ormas Squad Nusantara PAC Cepu, juga menyoroti peran media dalam menjaga kondusifitas daerah. Ia menilai pemberitaan yang tidak akurat bisa menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan pihak-pihak yang sedang berupaya membangun daerah.

“Kami sebagai masyarakat Blora sangat menyayangkan adanya berita dari oknum media yang kurang valid dan terkesan negatif. Media memiliki peran besar membentuk opini publik, dan jika tidak hati-hati bisa menimbulkan dampak buruk bagi daerah yang sedang berjuang membangun infrastruktur,” ujar Gondo Sumarsono ketika dikonfirmasi Awak media.

Ia menegaskan, Kabupaten Blora masih sangat membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis, terutama pembangunan jalan yang belum bisa sepenuhnya dibiayai oleh APBD.

“Mari bersama menjaga suasana kondusif dan mendukung pembangunan daerah .kritik boleh,tapi harus berdasarkan fakta,” pungkasnya.
(SAM)