BLORA – cakranusantara.or.id – Senin, 17 November 2025 pada pukul 10.00 WIB – Pukul 11.00 WIB bertempat di Ruang rapat 01 KPH Randublatung,Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan hubungan sosial dengan masyarakat sekitar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tahun ini, bantuan TJSL difokuskan pada perbaikan dan pemeliharaan Mushola Hajar Aswad MPC PP Blora.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian Perhutani terhadap fasilitas ibadah yang selama ini digunakan oleh masyarakat, pekerja, serta petugas lapangan. Mushola tersebut telah menjadi sarana utama beribadah di lingkungan, namun kondisinya membutuhkan perbaikan agar dapat digunakan secara nyaman dan aman.

Tingkatkan Kualitas Sarana Ibadah
Dalam penyerahan bantuan, Administratur KPH Randublatung menyampaikan bahwa Perhutani tidak hanya menjalankan tugas pengelolaan sumber daya hutan, tetapi juga berkewajiban memberikan manfaat sosial kepada masyarakat melalui program TJSL.
“Perbaikan mushola ini adalah upaya kami untuk memastikan bahwa masyarakat dan para pekerja memiliki sarana ibadah yang layak. Kami berharap fasilitas ini dapat kembali digunakan dengan nyaman setelah dilakukan pembenahan,” ungkapnya.
Bantuan tersebut meliputi perbaikan bagian bangunan yang mengalami kerusakan serta peningkatan sarana ibadah seperti pengecatan, perbaikan lantai, perbaikan atap, hingga penataan lingkungan sekitar mushola agar lebih bersih dan nyaman.
Dukungan Positif dari Masyarakat
Sejumlah warga yang hadir dalam proses penyerahan bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Perhutani. Mushola tersebut selama ini memang menjadi pusat aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan, terutama bagi masyarakat sekitar hutan yang bekerja di area tersebut.
“Kami sangat bersyukur atas kepedulian Perhutani. Mushola ini sudah lama memerlukan perbaikan, dan bantuan ini sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan demi kemaslahatan bersama,” tutur salah satu tokoh masyarakat setempat.
Selain warga, para pekerja lapangan Perhutani juga merasa terbantu dengan adanya perbaikan mushola. Kondisi bangunan yang lebih baik akan membuat mereka lebih nyaman dalam menjalankan ibadah, terutama ketika sedang bertugas di lapangan.
Perhutani Dorong Kolaborasi Berkelanjutan
Program TJSL KPH Randublatung tidak hanya berfokus pada fasilitas keagamaan, tetapi mencakup bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan. Melalui inisiatif ini, Perhutani berharap semakin banyak fasilitas masyarakat sekitar hutan yang mendapat perhatian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan warga.
“Hubungan harmonis antara Perhutani dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pengelolaan hutan. Kami akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Administratur dalam sambutannya.

Kegiatan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Setelah prosesi simbolis serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk keselamatan para petugas Perhutani dan warga, serta keberkahan atas fasilitas mushola yang telah dibenahi.
Dengan adanya bantuan ini, masyarakat berharap mushola dapat segera berfungsi optimal kembali dan menjadi tempat ibadah yang lebih baik, nyaman, serta mendukung kegiatan keagamaan di sekitar wilayah hutan.
(JOE)






