BLORA, MEDIA CAKRA NUSANTARA – 21 April 2026 – SMA Negeri 1 Cepu menghadirkan perayaan Hari Kartini 2026 yang berbeda dan penuh makna. Mengusung tema “Askara Arutala”, sekolah ini sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan kreatif, kolaboratif, dan sarat nilai budaya, mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas X dan XI, para guru, serta masyarakat sekitar. Beragam acara digelar, di antaranya upacara peringatan Hari Kartini, lomba catwalking dan face painting bertajuk Laras Rias, festival gunungan, lomba mural, hingga poster digital.
Acara diawali dengan upacara Hari Kartini yang berlangsung khidmat. Setelah itu, perhatian peserta tertuju pada lomba catwalking dan face painting. Masing-masing kelas mengirimkan satu peserta laki-laki dan satu perempuan. Uniknya, peserta laki-laki dirias dengan karakter Punokawan seperti Semar, Bagong, Petruk, dan Gareng, sehingga menambah nuansa tradisional yang menarik perhatian.

Sorotan utama dalam peringatan tahun ini adalah festival gunungan, yang untuk pertama kalinya digelar di sekolah tersebut. Setiap kelas membuat satu gunungan dengan total sekitar 18 gunungan, masing-masing memiliki bentuk dan ciri khas tersendiri. Para siswa juga menampilkan koreografi saat mengarak gunungan keliling sekolah.
Meski beberapa gunungan sempat roboh akibat pondasi kurang kuat, hal itu tidak mengurangi semangat para siswa. Mereka tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Kepala SMA Negeri 1 Cepu, Dr. Jerry Puspitasari, S.Pd.,M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini terasa istimewa karena menghadirkan gunungan sebagai simbol budaya.
Menurutnya, gunungan melambangkan kemakmuran, rasa syukur, serta perpaduan antara semangat emansipasi perempuan dengan nilai-nilai tradisi. Ia menegaskan bahwa siswa tidak hanya mengenal Kartini melalui kebaya atau simbol luar semata, tetapi juga memahami filosofi kehidupan, hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Selain festival budaya, kreativitas siswa juga terlihat melalui lomba mural bertema Adiwiyata dan Sekolah Sehat yang digelar di beberapa titik sekolah, serta lomba poster digital yang diikuti dua perwakilan tiap kelas.

Sebagai penutup, acara grebeg gunungan pada pukul 15.30 WIB dibuka untuk umum dan disambut antusias masyarakat sekitar. Kehadiran photo booth yang dikelola OSIS turut menambah kemeriahan acara.
Perayaan Hari Kartini 2026 di SMA Negeri 1 Cepu menjadi bukti bahwa generasi muda mampu memadukan kreativitas modern dengan pelestarian budaya lokal, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.
(NAD)






