BLORA – MEDIA CAKRA NUSANTARA,- Ribuan masyarakat dari wilayah Bulakan, Pilang, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, berbondong-bondong memadati poros jalan (prapatan) sejak pukul 06.00 WIB, Sabtu (31/1/2026), untuk mengikuti tasyakuran atas selesainya pembangunan jalan desa yang telah dimulai sejak Agustus 2025 lalu.
Pembangunan jalan tersebut bersumber dari bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah dengan nilai anggaran sekitar Rp11,7 miliar. Proyek ini menghasilkan jalan rigid beton sepanjang 3.154 meter dengan lebar 4,5 meter, dilengkapi dua unit jembatan serta talud beton sepanjang 104 meter.


Kegiatan tasyakuran diawali dengan senam pagi bersama yang dipandu instruktur senam dari Pilang, Mbak Pipin. Warga tampak sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Warga Bulakan senang sekali, yang muda sampai yang tua ikut semua,” ujar
Mujiono, salah satu warga.
Usai senam sekitar pukul 08.00 WIB, acara dilanjutkan dengan penampilan kadroh dari SDN 3 Pilang yang dipimpin Bapak Ahmad Bisri.

Sekitar pukul 09.30 WIB, Bupati Blora H. Arief Rohman tiba di lokasi dan sempat transit di Griya Batik Kencana milik Agus Sriyanto, warga RT 02 RW 05 Desa Pilang. Dari sana, rombongan berjalan kaki sekitar 100 meter menuju lokasi panggung di prapatan, diiringi drum band dari MI Muhammadiyah Pilang asuhan Pak Faisal, serta disambut barisan siswa-siswi SDN 3 Pilang, MI Pilang, dan MTs Mujahidin Pilang.
Turut mendampingi rombongan Bupati, anggota DPRD dari Partai Demokrat Iwan Krismianto, dari Golkar Dian, serta dari PDIP Bibik. Pengamanan dilakukan oleh Polsek Randublatung yang dipimpin IPTU Sugiyanto bersama jajaran Bhabinkamtibmas, serta Koramil Randublatung di bawah pimpinan Kav. Teguh Linarto beserta Babinsa. Unsur Forkopimcam dan pemerintah desa juga hadir, dipimpin Kepala Desa Pilang, Suyatno, S.Sos.

Sebelum naik ke panggung, Bupati bersama rombongan melakukan pemotongan pita sebagai tanda tasyakuran sekaligus peresmian jalan.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan bahwa ke depan akan diupayakan penerangan jalan melalui koordinasi bersama DPRD.
Puncak acara diisi dengan doa bersama yang dipimpin KH Shidig, dilanjutkan tradisi “mengepung tumpeng” dengan 11 tumpeng besar dan sekitar 3.000 tumpeng kecil yang dibawa warga sebagai wujud rasa syukur.
Setelah prosesi doa, Bupati bersama jajaran Polsek, Koramil, Forkopimcam, dan perangkat desa meninjau kondisi jalan dengan mengendarai sepeda motor.
Kepala Desa Pilang, Suyatno, S.Sos, menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Jalan sekarang halus dan mulus, manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Agus Srihanto, pemilik Griya Batik Kencana. Ia mengaku kondisi jalan yang baik membuat usahanya semakin berkembang.
“Dengan jalan bagus, pengiriman dan pesanan dari berbagai daerah jadi lebih lancar,” katanya.
Tasyakuran ini menjadi bukti kebersamaan dan rasa syukur masyarakat atas pembangunan infrastruktur yang kini memberi dampak langsung bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
(JOE)





